Wasiat Terbaik Khalifah Abu Bakar untuk Pemimpin

Wasiat ini termasuk diantara yang terbaik dan paling sarat faidah bagi para pemimpin.” Ibnul Atsir [1]

Wasiat ini diberikan Abu Bakar as-Siddiq kepada Yazid bin Abu Sufyan sebelum dirinya berangkat menuju Syam untuk menaklukan Damaskus sebagai panglima pasukan pertama.

Sesungguhnya aku mengangkatmu untuk menguji dan mencobamu, aku ingin mengetahui kapasitasmu. Bila kamu menunaikannya dengan baik, maka tugas itu akan tetap di tanganmu, bahkan aku tambahkan untukmu. Namun bila sebaliknya, maka aku akan menariknya dari tanganmu. Bertakwalah kepada Allah, karena sesungguhnya Dia melihat apa yang tersembunyi darimu sebagaimana Dia melihat apa yang nampak darimu.

Sesungguhnya orang yang paling berhak mendapatkan pertolongan Allah adalah orang yang paling patuh pada-Nya. Orang yang paling dekat kepada Allah adalah orang yang rajin berupaya mendekatkan diri kepada-Nya dengan amal baiknya. Aku menyerahkan tugas Khalid* kepadamu, jauhilah fanatisme jahiliyah karena Allah membencinya dan membenci pengusungnya.

Bila kamu bersama pasukanmu, maka perlakukanlah mereka dengan baik. Mulailah (memperlakukan) mereka dengan kebaikan dan biasakan mereka diatas kebaikan. Bila kamu menasehati mereka maka persingkatlah, karena perkara yang panjang , sebagian darinya melupakan sebagian yang lain. Perbaikilah dirimu, niscaya orang-orang akan mengikuti kebaikanmu.

Dirikanlah shalat pada waktunya dengan menyempurnakan ruku’ dan sujudnya serta khusyu’ di dalamnya. Bila utusan musuh datang kepadamu, maka muliakanlah mereka. Namun persingkatlah keberadaan mereka diantara kalian, sehingga mereka meninggalkan kalian dengan tetap tidak mengetahui kekuatan kalian.

Simpanlah rahasia kalian dengan baik, karena bila tidak maka mereka akan melihat kelemahan kalian dan mengatahui apa yang engkau ketahui dari (kelemahan) mereka. Dudukanlah mereka di bagian yang paling kuat dari pasukanmu. Cegah orang-orangmu agar tidak berbicara dengan mereka, sebab yang paling patut berbicara dengan mereka adalah kamu sendiri. Jangan menjadikan rahasiamu sebagai urusan yang terang-terangan, karena urusanmu bisa menjadi tumpang-tindih.

Bila kamu bermusyawarah, maka bicaralah dengan jujur niscaya musyawarah akan menghasilkan kebenaran. Jangan menyimpan pendapatmu di depan pemberi pendapat, karena kelemahanmu akan terlihat. Berbincanglah di waktu malam dengan rekan-rekanmu, niscaya kamu akan mendapatkan berita-berita dan bisa membuka rahasia-rahasia. Perbanyaklah penjagaan dan sebarkan mereka di markas bala tentaramu. Perbanyaklah inspeksi mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya darimu kepada mereka. Siapa yang lalai dari bala tentaramu dalam menunaikan tugas penjagaan, maka didiklah dengan baik. Hukumlah tanpa berlebih-lebihan. Buatlah giliran jaga malam diantara mereka,tetapkan masa yang lebih panjang untuk giliran jaga yang pertama karena ia lebih ringan sebab ia lebih dekat dengan siang. Jangan segan menghukum orang yang berhak dihukum, tetapi jangan melakukannya terus-menerus dan jangan tergesa-gesa, jangan mencari-cari alasan untuk tidak menetapkan hukuman.

Jangan melalaikan pasukanmu sehingga kamu merusaknya. Jangan memata-matai mereka karena kamu akan mempermalukan mereka. Jangan membeberkan rahasia mereka, cukuplah bagi dirimu dengan apa yang nampak dari mereka. Jangan bergaul dengan orang-orang yang suka iseng, sebaliknya bergaullah dengan orang-orang yang jujur dan setia.

Hadapilah medan perang dengan hati yang teguh, jangan gentar karena pasukanmu akan ikut-ikutan gentar. Jauhilah menggelapkan harta rampasan perang, karena ia mendekatkan kepada kemiskinan dan menjauhkan kemenangan. Kalian akan melihat orang-orang yang berdiam diri di tempat-tempat ibadah mereka, maka biarkanlah mereka dan urusan mereka.” [2]

Al-Kamil, Ibnul Atsir, 2/64-65

2 Dr. Ali Muhammad ash-Shallabi, Mu’awiyah bin Abu Sufyan (Jakarta: Darul Haq, 2012), h.23-25

___

*Yakni Khalid bin Sa’id bin al-Ash yang mengundurkan diri dan Abu Bakar menerima pengunduran dirinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s