The Tension of Opposites

“Pernahkah aku bercerita tentang ketegangan yang terjadi di antara dua pihak atau kutub yang berlawanan?” katanya (Morrie Schwartz)

“The tension of opposites?” (Mitch Albom)

“Hidup ini merupakan rangkaian peristiwa menarik dan mengulur. Suatu saat kita ingin mengerjakan satu hal, padahal kita perlu mengerjakan sesuatu yang lain. Ada sesuatu yang membuat kita sakit, namun kita tahu bahwa seharusnya tidak demikian. Kita menerima hal-hal tertentu secara begitu saja, bahkan meskipun kita tahu bahwa seharusnya kita tidak pernah menikmati sesuatu secara cuma-cuma.

Tension of opposites, mungkin seperti ketika kita menarik sebuah karet gelang. Dan kebanyakan kita berada di suatu tempat di tengahnya.”

Seperti pertandingan gulat, kataku.

“Pertandingan gulat,” sahut Morrie sambil tertawa. “Ya, kau dapat menggambarkan hidup dengan cara itu.”

Lalu pihak mana yang menang?, tanyaku

“Pihak mana yang menang?”

Ia tersenyum kepadaku, menampakkan lipatan-lipatan pada kelopak matanya dan gigi depannya yang tidak rata.

“Cinta yang menang. Cinta selalu menang.” [1]

Mitch Albom, Tuesdays with Morrie (Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2006), h.42

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s