Doesn’t It Hurt You? – Potret Indonesia Terakhir Kini

Jika sebelumnya pemberitaan Indonesia dipenuhi dengan berbagai kasus korupsi, lain halnya dengan satu bulan terakhir ini. Media dipenuhi dengan hiruk pikuk pemilu 2014, sebagian berita internasional, dan pemberitaan tentang pribadi bangsa.

Pemberitaan kasus korupsi cukup teredam satu bulan terakhir mengingat media khususnya televisi berita lebih banyak disibukkan dengan promosi pemilu. Diantara berita kasus korupsi yang saya ikuti adalah kasus suap Akil Mochtar yang kemarin diantara 2 tersangkanya telah dijatuhkan vonis, dinasti Banten Ratu Atut-Wawan-Airin yang masih berjalan, proyek Hambalang yang masih berjalan bahkan kini tersangkut kembali dengan sengketa oknum ‘main dalam’ pencurian bahan bangunan proyek yang terbengkalai, Menteri Pertanian Suswono yang sedang diperiksa KPK, dan tentunya kasus Century yang entah harus ‘disembunyikan’  dan diulur-ulur hingga kapan.

Sebagian berita Internasional diantaranya adalah pencarian Malaysia Airlines MH370 yang esok hari memasuki awal pekan ke-4 dan kini suasana semakin keruh dengan menurunnya perekonomian Malaysia baik pariwisata dan saham Malaysia Airlines sendiri akibat kasus ini serta desakan dan tuntutan hukum para keluarga korban, peringatan serangan Korea Utara terhadap Amerika Serikat dan Korea Selatan, konflik Suriah, konflik Palestina-Israel, konflik Ukraina-Rusia, dan penjatuhan hukuman mati ratusan kader Ikhwanul Muslimin di Mesir.

Sedangkan pemberitaan kemanusiaan dalam negeri saat ini lebih banyak muncul dalam pemberitaan. Setelah kasus kabut asap Riau yang beritanya kian menguap tanpa disertai menguapnya kabut yang telah merenggut nyawa tersebut bahkan lebih dari seratus perusahaan yang diduga ‘main api’ pun belum terdengar penyelidikan tegasnya, kini muncul pula kasus-kasus kondisi bangsa yang banyak menyita perhatian. Mulai dari pemberitaan Iqbal bocah 3.5 tahun yang disiksa dengan sangat tidak manusiawi oleh ayah tirinya, pencurian bayi di RS Hasan Sadikinyang merupakan RS kelas A utama di Bandung yang alhamdulillah baru saja ditemukan, dan terakhir adalah tuntutan rakyat terhadap pemerintah untuk membayar diyat sebagai ganti hukuman mati Sutinah TKI yang bekerja di Saudi Arabia.

Sebelum ini, ada setidaknya dua berita yang sangat menyakitkan bagi saya pribadi. Pertama adalah mengenai pembebasan bersyarat Ratu Marijuana asal Australia, Schapelle Corby, yang sebelumnya mendapatkan grasi, dan seluruhnya adalah atas ‘kehendak’ presiden. Sedangkan berita kedua adalah skandal ‘sepele’ perang komentar instagram Ibu Negara.

Doesn’t it all hurt you? sometimes when I heard any news like these, I will quite awhile then my tears will fall out. Pernahkah terlintas olehmu betapa keadilan, kejujuran, iman, dan hati nurani begitu penting bagi siapapun terlebih pemimpin? Namun sebaliknya, kini semua hal tsb seperti semboyan yang hanya tinggal kata, tidak hanya untuk mereka yang berkuasa bahkan mereka yang tidak punya apa-apa pun dapat melakukan kekejaman serupa. Maka memperkuat iman, membekali akhlak dan meninggikan ilmu adalah keharusan, bukanlah pilihan apalagi dianggap mubah. Kami berlindung padamu ya Allah dari segala fitnah dan bisikan keburukan makhluk-makhluk-Mu. Wallahua’lam bishowab

One thought on “Doesn’t It Hurt You? – Potret Indonesia Terakhir Kini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s