Automation Addiction Vs Pilot Skills

11 Maret lalu dalam Indonesia Morning Show, hadir Pak Chappy Hakim sebagai narasumber yang menjelaskan beberapa dugaan terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 sejak 8 Maret dini lalu. Diantara dugaan penyebab insiden ini adalah pilot disability. Perlu diketahui bahwa teknologi penerbangan kini telah berkembang sangat pesat. Salah satu teknologi tersebut adalah auto pilot system yang telah mampu membuat pesawat tanpa awak seperti halnya pesawat yang dikirim ke luar angkasa. Namun dalam pesawat terbang umum seperti ini, hal tersebut tidak dapat diterapkan mengingat psikologis penumpang yang takut menaiki pesawat tanpa pengemudi.

Airplane

Apa yang menjadi penyebab pilot disability? Salah satunya adalah automation addiction (ketergantungan terhadap auto pilot system). Dalam jumlah jam terbang pilot kini pun dikritisi bukanlah jam terbang sesungguhnya karena sebagian besarnya adalah jam kerja auto pilot system. Pak Chappy Hakim pun menceritakan bahwa ketika ia sebagai penguji calon pilot atau co-pilot, ia tidak mengizinkan untuk menggunakan auto pilot system karena hal tsb dapat melemahkan dan menghancurkan kemampuan pilot.

Banyak ibrah yang dapat diambil dari hal ini. Salah satunya seperti pepatah ‘Pelaut tangguh tidak lahir dari air laut yang tenang.’ Tanpa ada ujian dan kemampuan yang diuji, seseorang tidak akan mampu menghadapi setiap masalah yang ditemuinya. Selain itu, cara instan bukanlah jalan keluar terbaik, dan proses pembelajaran tidak pernah menjadi percuma. Wallahua’lam bishowab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s