Faatir 32

Kemarin,saat sesi tanya jawab Kajian Aqidah bersama Ust. Abuyahya Purwanto, saya bertanya “Ustadz, ketika saya merasa saya tahu apa yang harus saya pilih, khususnya dalam menghadapi perbedaan dalam jama’ah ahlussunah, seringkali saya kembali bimbang dengan melihat teman-teman yang jauh lebih shaleh, jauh lebih banyak hapalan Al-Qur’annya, dan jauh lebih baik dalam beramal, memilih hal yang bertentangan dengan apa yang saya yakini. Apa itu ada kaitannya dengan petunjuk Allah agar saya mengikuti apa yang mereka pilih?”

Kemudian beliau menjawab dengan surat Faatir ayat 32,

Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami [10], lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri [11], ada yang pertengahan [12] dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan [13] dengan izin Allah [14]. Yang demikian itu adalah karunia yang besar [15].

[10] Yaitu umat Islam.

[11] Dengan meremehkan dalam mengamalkannya atau lebih banyak kesalahannya daripada kebaikannya atau melakukan maksiat namun di bawah kufur.

[12] Yakni mengamalkannya pada sebagian besar waktunya atau orang yang kebaikannya berbanding dengan kesalahannya atau membatasi dirinya dengan yang wajib dan meninggalkan yang haram.

[13] Yakni orang-orang yang kebaikannya sangat banyak dan jarang berbuat kesalahan. Ada pula yang berpendapat, bahwa yang dimaksud yang lebih dahulu berbuat kebaikan adalah orang yang menggabung ilmunya dengan mengajarkan dan mengamalkannya. Ada pula yang berendapat, bahwa maksudnya adalah orang yang bersegera dan bersungguh-sungguh sehingga ia mendahului yang lain, ia mengerjakan yang wajib dan menambah dengan yang sunah, serta meninggalkan yang haram dan yang makruh.

Meskipun demikian, semuanya dipilih oleh Allah Subhaanahu wa Ta’aala meskipun tingkatan mereka berbeda-beda, masing-masingnya mendapat warisan kitab-Nya itu (Al Qur’an) bahkan orang yang menzalimi dirinya sekali pun. Adapun maksud mewarisi kitab-Nya adalah mewarisi ilmunya dan pengamalannya, mempelajari lafaznya dan menggali maknanya.

[14] Kata-kata “dengan izin Allah” ini kembali kepada orang yang lebih dahulu berbuat kebaikan agar ia tidak tertipu dengan amalnya, karena ia tidaklah sampai seperti itu kecuali dengan taufik dari Allah Subhaanahu wa Ta’aala dan pertolongan-Nya, sehingga sepatutnya ia menyibukkan dirinya untuk bersyukur kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aala atas nikmat-Nya itu.

[15] Yakni mewarisi kitab-Nya yang agung itu merupakan karunia yang besar, di mana semua nikmat jika dibandingkan dengannya menjadi tidak ada apa-apanya. Sehingga nikmat yang paling besar secara mutlak adalah mewarisi kitab Al Qur’an ini.

sumber

Penafsiran lainnya dapat dilihat pula pada PENAFSIRAN KATA AL-KITAB DAN PEWARISNYA DALAM SURAT FATIR (35) AYAT 32 (Studi Komparatif antara Tafsir al-Tabari, al-Razi dan Sayyid Qutub)

Ust. Abuyahya juga menambakan bahwa surat ini ditujukan untuk hamba-hamba yang beriman dengan tingkatan-tingkatan berbeda, namun keseluruhannya mendapat jaminan surga. Kita tidak tahu dimana kita dan teman-teman kita berada, apakah golongan yang menzalimi diri sendiri, pertengahan atau lebih dulu berbuat kebaikan. Namun setiap orang memiliki kelebihannya masing-masing dan ada pula yang diberi kelebihan di semua aspek. Maka ambil-lah yang baik-baik dari mereka dan tetaplah meminta petunjuk agar Allah memberi pemahaman terhadap Al-Qur’an dan sunah sesuai dengan hamba-hamba yang diberi petunjuk oleh-Nya, bukan selain dari itu. Karena sekarang ini banyak muslim yang diberi kelebihan dalam amal namun memahami Al-Qur’an dan sunah belum sesuai dengan mereka yang Allah beri petunjuk (rasul, para sahabat, tabi’in, imam, dan ulama). Wallahua’lam bishowab

One thought on “Faatir 32

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s