Kisah Kodok oleh Kwik Kian Gie

Ini adalah kisah kodok yang dianalogikan oleh Kwik Kian Gie dalam ILC (Indonesia Lawyer Club) bertema ‘Kasus Century, Siapa Buang Badan?’ malam ini. Begini kisahnya. Seorang anak jalanan bertanya kepada seorang professor “Berapa kali kodok tersebut melompat melewati sungai itu?”. Lalu sang professor mengukur lebar sungai dan rata-rata jarak melompat kodok dan membagi keduanya. Ia lalu memberi jawaban probabilitas jumlah loncatan kodok adalah sekian. Lalu sang anak jalanan menjawab “Tetapi Prof, saya hanya melihat kodok tersebut melompat dua kali karena ketika sudah di sungai ia berenang”. Pak Kwik lalu berkata bahwa kedua jawaban baik professor maupun anak jalanan adalah benar. Professor menjawab berdasarkan data dan analisi sedangkan sang anak jalanan menjawab dengan fakta yang ia lihat dilapangan, tinggal bagaimana kita memilih jawaban mana yang kita gunakan.* Terima kasih pak, kisah ini sangat inspiratif🙂

*Kisah ini saya tulis ulang dari liputan ILC 13 Mei 2014 dengan bahasa yang saya pilih dengan tetap mempertahankan esensi dan kesesuaian cerita sedapat mungkin.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s