Indonesia dalam Membaca

UNESCO pada tahun 2011 lalu merilis hasil survei terhadap Minat Baca Masyarakat ASEAN, dan hasilnya cukup mengejutkan. Indonesia berada pada peringkat terakhir dengan indeks minat baca 0.001, artinya dari 1000 penduduk Indonesia hanya terdapat 1 orang yang memiliki minat baca yang tinggi. Menunjukkan bahwa membaca masih merupakan barang langka bagi masyarakat Indonesia. Hal ini bertolak belakang dengan negara-negara maju di dunia yang telah menjadikan membaca sebagai budaya dan kebutuhan dasar manusia, seperti Rusia, Belanda, Amerika, bahkan beberapa negara seperti Jepang, Norwegia, Finlandia, Andorra, Korea Utara, Greenland, dan Luxembourg telah mencapai indeks literasi 100% yang artinya seluruh masyarakat usia 15 tahun atau lebih di negara tsb dapat membaca dan menulis.

The Social Progress Imperative memaparkan 3 Indeks Kemajuan Sosial diantaranya Kebutuhan Dasar Manusia, Fondamen Kesejahteraan, dan Kesempatan. Dalam indeks Fondamen Kesejahteraan, terdapat penilaian Akses pada Pengetahuan Dasar yang salah satu indikatornya adalah Tingkat Literasi Remaja. Indonesia berada pada tingkat 74 dari 132 negara dengan nilai 90.11. Pada tahun 2015, Indonesia menargetkan nilai ini naik hingga 95.2.

Target ini tidak dapat dilakukan tanpa bantuan berbagai pihak. Salah satu stakeholder yang juga sangat berperan dalam meningkatkan minat baca dan tingkat literasi adalah Penerbit. Penerbit buku sangat berperan dalam penyediaan produksi buku, yang secara langsung berpengaruh pada ketersediaan dan akses pada pengetahuan. Pemenuhan kebutuhan dan ketersedian buku ini juga merupakan visi besar IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) yaitu “Menjadikan industri penerbitan buku di Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan dapat berkiprah di pasar internasional”. Semakin banyaknya penerbit buku yang berlomba-lomba memberikan bahan bacaan yang berkualitas, tersebar, dan dengan harga terjangkau, maka minat baca masyarakat akan meningkat. Hal ini seperti pernyataan Komisaris PT Bank Central Asia, Raden Pardede dalam Kompas tahun 2012 lalu, bahwa kerjasama pasar dengan penerbit buku dalam memenuhi kebutuhan buku dalam negeri adalah salah satu upaya meningkatkan minat baca masyarakat. Kerjasama ini sangat diperlukan mengingat produksi buku di Indonesia masih sangat kurang, baru memenuhi 1:80.000 orang, artinya “Kira-kira satu buku dibaca 80.000 orang” kata Direktur Eksekutif Kompas Gramedia, Suwandi S Subrata.

Selain melalui bantuan berbagai stakeholder, Jumari Haryadi Kohar dalam opininya di media.kompasiana.com berpendapat ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat baca, salah satunya adalah melalui Pameran Buku. Gelaran acara Pameran Buku adalah pekan acara kreatif tahunan yang mampu meningkatkan antusias membaca seseorang. Mengapa? karena disana berbagai penerbit Nusantara berlomba-lomba menawarkan publikasi bacaan yang menarik dengan harga yang didiskon jauh lebih murah dari biasanya. Selain itu, berbagai acara lomba, talkshow, bedah buku, workshop, temu komunitas, temu pengarang, hingga pelatihan jurnalistik semakin meningkatkan minat pengunjung untuk hadir.

Salah satu event Pameran Buku terdekat adalah Pameran Buku Bandung 2014 yang digelar atas kerjasama IKAPI Jawa Barat. Acara ini akan digelar pada tanggal 29 Agustus hingga 4 September 2014 dengan tema “Menuju Bandung Gila Membaca dan Menulis”. Jika kamu gemar membaca, book hunter, atau ingin turut berperan dalam meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia serta kesejahteraan melalui pendidikan, maka event ini akan menjadi tempat yang sangat tepat untuk kamu hadiri🙂

trans9

 

“Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.”

Pembukaan UUD 1945 Pasal 28C

“I don’t believe in the kind of magic in my books. But I do believe something very magical can happen when you read a good book”

J.K. Rowling

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s