Letak Syukur

Guru saya pernah bercerita tentang orang yang kehilangan indra rasa pengecapnya, hingga ia bisa memakan apapun tanpa tahu rasanya, dan bertanya pada pemberinya “Apa rasanya enak ?”

Dilain kisah ada orang yang jatuh setelah bersepeda biasa dan akhirnya harus mendapat perawatan ringan. Hingga tak lama dokter yang menanganinya merasa ada yang aneh pada cara ia jatuh, dan memintanya untuk scanning otak. Hasilnya, pria itu mengalami tumor otak yang mungkin tidak akan pernah diketahuinya jika ia tidak jatuh. Lalu setelahnya pria itu bersyukur luar biasa karena penanganan dini dirinya sebelum tumor itu berkembang jauh tanpa disadari.

Sedang kisah lain bercerita tentang penyakit yang kebal rasa sakit, seperti halnya lumpuh namun ia layaknya orang normal. Disatu sisi mungkin ini suatu kelebihan karena kamu akan selalu menang adu berkelahi. Tapi mungkin ibumu jauh lebih khawatir, “Bagaimana ia menyadari saat ia sakit?” karena ia tidak akan pernah mengeluhkan rasa sakitnya.

Dan kisah terakhir tentang curhatan kaum ibu yang mengeluh tentang anak mereka yang begitu aktif dan banyak bicara. Hingga seorang ibu yang diam tidak bercerita apapun berkata “Alangkah bahagianya tinggal di sebuah rumah yang dipenuhi suara anak-anak, karena anakku dilahirkan bisu. Jika ia bisa berbicara, apapun yang ia katakan, saya akan menerimanya”

***
Bahwa Allah menciptakan kesukaran bagi anggapan banyak orang, yang justru menjadi anugerah luar biasa bagi sebagian kecil yang lain. Maka letak syukur itu dimanapun, dimanapun Allah tempatkan kondisi dan keadaan kita, disanalah rasa syukurnya.

“Kami tidak tahu ini rahmat atau musibah, tapi kami selalu berprasangka baik kepada Allah.” Al-Manshur Saifuddin Qalawun
“Aku tidak peduli atas keadaan susah dan senangku, karena aku tidak tahu manakah diantara keduanya itu yang lebih baik bagiku.” Umar bin Khaththab ra.
“Engkaulah Rabbku, kepada siapa Engkau serahkan diriku?
Kepada orang jauh yang bermuka masam kepadaku,
ataukah kepada musuh yang akan menguasai urusanku?
Aku tidak peduli asalkan Engkau tidak murka kepadaku.” Rasulullah saw.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s