Dibalik Alasan

Entah apa yang melandasi seseorang melakukan sesuatu, bekerja untuk sesuatu, mengejar impiannya dengan kepayahan, memberikan yang terbaik pada apapun yang ia kerjakan. Dibalik kata passionate*, kerja keras dan kesungguhan itu pasti ada alasannya.

Maka seorang dokter yang menghabiskan waktu belajar bertahun-tahun, melewati berbagai tes sulit, merelakan jam tidur dan leisure time-nya, apa yang mendasarinya?
Seorang guru dengan bersemangatnya mengajar, memberikan motivasi dan doa kepada setiap muridnya, memperhatikan setiap perkembangan dan kesulitan yang mereka hadapi, apa yang mendasarinya?
Seorang menteri yang bergerak dari satu wilayah ke wilayah lain, memastikan apa yang direncanakannya berjalan, mencari apa kebutuhan masyarakat, melakukan studi banding, memberikan seminar ke berbagai perguruan tinggi, dan beristirahat hanya dalam perjalannya, apa yang mendasarinya?
Seorang ahli hukum dan jaksa yang berusaha memastikan keadilan kepada mereka yang disangkakan tuduhan atasnya, apa yang mendasarinya?

Bahwa dibalik itu, sebagian mereka melakukan pekerjaannya dengan alasan, alasan yang mungkin banyak dari kita melupakannya. Alasan yang berawal dari niat,
‘Saya ingin menolong nyawanya, membawanya kembali pulih dan mengembalikan dirinya yang mulai kehilangan harapan’
‘Saya ingin anak-anak itu merasakan betapa menyenangkannya mempelajari ilmu, mencintai apa yang mereka pelajari’
‘Saya ingin memastikan masyarakat memperoleh apa yang menjadi haknya, mengembalikan apa yang mereka usahakan untuk negara, kembali kepadanya’
‘Saya ingin mendudukkan keadilan, adil untuknya dan adil untuk orang lain’

Terkadang niat dan alasan itulah satu-satunya yang tertinggal dalam diri seseorang, yang membuatnya kembali bangkit sekalipun ia tidak selalu berhasil, membuatnya tidak pernah putus harapan bahwa apa yang mereka usahakan adalah untuk kebaikan orang lain. Sesuatu yang lebih tulus dan halus bahkan dibandingkan hasil pekerjaan itu sendiri, karena ya akan selalu ada ruang untuk ‘ketidak berhasilan’, ketidak berhasilan pengobatan, ketidak berhasilan pengajaran, ketidak berhasilan keberjalanan program, ketidak berhasilan putusan pengadilan, atau apapun.

Maka apa yang akan saya lakukan karena alasan itu? Saya ingin negara ini lebih baik, lebih baik dalam menata kotanya, menata wilayahnya, memberikan ruang bagi difabel sekalipun untuk terpenuhi hak-nya dalam berjalan dengan aman, memberikan hak setiap masyarakat untuk menghabiskan jauh lebih sedikit waktu di perjalanannya, memberikan hak orang lain membuka usaha tanpa merenggut hak orang lainnya karena ketidak nyamanan usaha mereka, membebaskan masyarakat dari kekhawatiran banjir yang merusak huniannya, memberikan ruang publik bagi masyarakat untuk berkumpul, memberikan kaum lemah ruang untuk dicintai dan diakui, memberikan apa yang sepatutnya menjadi haknya. Karena saya percaya, tanpa alasan yang kuat untuk melakukan kebaikan bagi orang lain, seseorang tidak akan mampu melewati batasan dirinya, atau bahkan melewati setiap ketidak berhasilan yang ia temui.

pas·sion·ate > ˈpaSH(ə)nət/ > adjective: showing or caused by strong feelings or a strong belief

2 thoughts on “Dibalik Alasan

  1. Setuju banget zaee.. :” bahkan ketika motivasi itu hanya bertumpu pada kesuksesan diri sendiri saja akan ada waktunya dimana kita merasa super ga sanggup menghadapi apa yg kita jalani. Beda halnya ketika motivasi kita bertumpu pada kebaikan bagi org lain. Entah ada energi lain yang seolah ngebantu bgt meski udah “nangis darah”

    • Aku pernah ngerasain yang Afin maksud (nangis darah) dan ketika itu aku sadar betul aku sulit mencari alasan melakukan hal itu untuk orang lain hehe tapi alhamdulillah setelah menemukannya, sesulit apapun seperti ada semacam energi positif merasuk *berubah jadi sailor moon😄

      Afin, Afin blognya kenapa sudah ngga ada😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s