Dekat

Dekat. Jarak kedekatan seseorang dengan orang lain terkadang membuat mereka lebih mudah melakukan hal-hal yang sebaliknya enggan mereka lakukan pada selainnya. Karena saya mengenal ia dengan baik… karena saya keluarganya… karena saya mengenalnya sejak lama… Alasan-alasan itu seringkali membuat mereka lebih mudah menyakiti satu sama lain. “Saya tidak akan berlaku demikian kalau kami tidak sedekat ini”. Ia bisa dengan mudah membentak, mengeluarkan keluh kesahnya tanpa berpikir panjang, bisa mengatakan apapun yang ia pikirkan tentang orang tersebut… karena mereka sudah cukup dekat. Sebaliknya mereka justru akan malu dan sungkan melakukan hal serupa dengan orang yang tidak mereka kenal baik.

Entahlah, terkadang saya merasa analogi terbalik seperti ini justru bukan hal yang benar. Mereka yang sudah sangat dekat, bukankah seharusnya ada ikatan yang membuat mereka tidak ingin menyakiti satu sama lain? Menjaga perasaan satu sama lain, tidakkah itu menjadi bukti kedekatan mereka? Tidak rela untuk saling menyakiti, bukan sebaliknya semakin ‘ringan’ untuk berbuat demikian. Seperti hewan yang kamu pelihara sejak lama, yang semakin kamu sayangi dan tidak ingin ia terluka. Atau justru sebaliknya? Seperti sepeda yang kamu sayangi dan gunakan bertahun-tahun lamanya, sekalipun telah banyak rusak dan tergores, terasa lebih ‘ringan’ dibandingkan merusak sepeda baru yang baru kamu lihat.

Manusia benar-benar mahluk yang complicated. And I am belonging to those one either…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s