Allah Maha Baik

Allah Maha Baik, adalah kalimat yang sering saya ulang-ulang dalam batin selama beberapa tahun terakhir. Dan kalimat ini yang terkadang membuat saya menangis tiba-tiba, mengingat betapa baiknya Allah pada kami. Apa yang saya minta, Ia kabulkan, dengan sesuatu yang Masyaa Allah, jauh lebih baik.

Saya minta agar saya ditempatkan di tempat menuntut ilmu yang saya mencintai tempat tersebut dengan segala apa yang ada di dalamnya, dan Ia kabulkan saat saya S2. Saya meminta untuk dapat melihat kunang-kunang walau rasanya tidak mungkin, dan Ia kabulkan dengan cara yang tidak pernah terpikir. Saya meminta agar diberikan rasa kasih sayang terhadap anak-anak dan kucing, dua hal yang cukup saya takutkan ketika itu, dan Ia berikan dengan cara yang luar biasa indah. Saya ingin sekali merasakan pasir dan hangatnya air pantai, dan entah bagaimana hingga Allah mengabulkannya beberapa minggu setelahnya. Saya meminta agar Ia memberikan pekerjaan seperti apa yang saya gumamkan dalam doa, dan Ia berikan. Saya meminta agar Ia membahagiakan kedua orang tua saya dengan cara yang Masyaa Allah, Masyaa Allah, Allah benar-benar Maha Baik, sangat baik sampai sulit diceritakan dengan rasa yang utuh. Saya minta agar Allah pertemukan saya dengan orang yang ketika itu begitu sedihnya saya hingga saya ingin bertemu dengannya, dan Ia mengabulkan tepat ketika saya selesai membatinkan hal tersebut. Saya ingin sekali memiliki adik perempuan dan kakak laki-laki, dan insyaa Allah, Allah memberikannya melalui calon kakak ipar saya.

Bukan karena pengabulan itu yang membuat saya menangis setiap membatin “Allah Maha Baik, Allah Maha Baik.” Entah… tapi membayangkan betapa Allah masih memperhatikan seseorang seperti saya dan keluarga saya, dengan betapa rendahnya kami dibandingkan hamba-Nya yang lain, yang selalu membuat saya merasa bersalah. Ia berikan saya orang-orang yang mengingatkan saya akan-Nya, yang tidak setiap orang dapat berlaku demikian. Ia berikan apa yang membuat kita kembali mengingat-Nya, melalui hal-hal sederhana dalam perjalanan hidup kita.

Kamu tahu… tidak setiap orang baik akan memiliki tempat terbaik dalam hatimu. Dan tidak setiap kemewahan dunia dapat membeli rasa syukurmu atas segala pemberian-Nya. Allah kabulkan hal-hal yang kita pinta untuk memberi kita kesempatan, meluangkan tempat terbaik bagi-Nya, dengan rasa syukur yang tidak bisa digantikan. Kamu tahu… Allah Maha Baik, dengan segala kebaikan yang melapangkan hati kita untuk senantiasa bahagia setiap kali mengingat betapa Baiknya Dia. Allah Maha Baik, Maha, Maha Baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s